Iran Izinkan 20 Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz

Jakarta – Pemerintah Iran mengizinkan sebanyak 20 kapal berbendera Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan kawasan yang masih berlangsung.

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, yang menyebut bahwa dua kapal akan diizinkan melintas setiap hari dalam skema khusus yang telah disepakati.

Izin Diberikan Secara Bertahap

Dalam pengaturan tersebut, Iran tidak langsung membuka akses penuh, melainkan membatasi jumlah kapal yang melintas setiap hari.

Langkah ini menunjukkan bahwa meskipun akses mulai dibuka, kontrol terhadap jalur pelayaran strategis tersebut tetap berada di tangan Iran.

Sinyal Positif di Tengah Ketegangan

Pemerintah Pakistan menyambut keputusan ini sebagai langkah konstruktif yang dapat membantu meredakan ketegangan di kawasan.

Kesepakatan ini juga dinilai sebagai sinyal awal pemulihan stabilitas, mengingat sebelumnya Selat Hormuz sempat mengalami gangguan serius akibat konflik geopolitik.

Jalur Vital Perdagangan Energi Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati kawasan tersebut.

Gangguan di jalur ini berdampak langsung terhadap harga energi global serta rantai pasok internasional.

Dibuka Secara Selektif

Iran sebelumnya menegaskan hanya akan mengizinkan kapal dari negara-negara yang dianggap “bersahabat” untuk melintas, termasuk Pakistan.

Kebijakan selektif ini menjadi bagian dari strategi geopolitik Iran di tengah konflik dengan sejumlah negara Barat.

Diplomasi Jadi Kunci

Kesepakatan ini tidak lepas dari upaya diplomasi yang dilakukan Pakistan untuk menjaga hubungan dengan berbagai pihak di kawasan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog lebih luas sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi yang sangat bergantung pada jalur Selat Hormuz.

Dengan dibukanya akses terbatas ini, pelaku industri dan negara-negara terkait berharap arus pelayaran di kawasan tersebut dapat kembali normal secara bertahap.