JAKARTA (INITOGEL) — Tragedi kebakaran kapal KM Maulana 30 menyisakan duka mendalam bagi keluarga awak kapal. Setelah beberapa hari melakukan operasi pencarian, Basarnas akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian awak buah kapal (ABK) yang dinyatakan hilang.
Kapal KM Maulana 30 terbakar hebat saat berlayar di perairan terbuka. Api dengan cepat melahap badan kapal, memaksa para kru menyelamatkan diri dalam kondisi darurat. Sebagian ABK berhasil dievakuasi, namun beberapa lainnya dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas menjelaskan bahwa pencarian telah dilakukan secara maksimal. Tim SAR menyisir lokasi kejadian menggunakan kapal, perahu karet, dan pemantauan udara. Namun, hingga batas waktu operasi, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Dengan berat hati, pencarian resmi kami hentikan. Namun, kami tetap membuka kemungkinan jika ada laporan baru dari nelayan,” ujar perwakilan Basarnas.
Bagi keluarga korban, keputusan ini menjadi momen paling berat. Mereka berharap keajaiban, meski harus menerima kenyataan pahit. Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan di laut.
